Randi Sebagai Aktivis Jambi: Fasha Tak Perlu Mengintervensi Wali Kota Terpilih Maulana Diza - KYSANEWS

Breaking

Definition List

Selamat datang di website KysaNews.Com

Sabtu, 22 Februari 2025

Randi Sebagai Aktivis Jambi: Fasha Tak Perlu Mengintervensi Wali Kota Terpilih Maulana Diza

Jambi, Indonesia – Randi, Ketua PROJAMIN (Profesional Jaringan Mitra Negara) Jambi, dengan tegas menyatakan bahwa Syarif Fasha, mantan Wali Kota Jambi, tidak seharusnya mengatur jalannya pemerintahan Wali Kota terpilih Maulana Diza. Dalam pandangannya, klaim senioritas yang digunakan Fasha untuk mempengaruhi kebijakan Maulana Diza justru menjadi penghalang bagi proses pembaruan yang sangat dibutuhkan oleh Kota Jambi.


Sebagai seorang aktivis yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan rakyat, Randi menilai bahwa Fasha perlu segera melakukan evaluasi atas kegagalan kepemimpinan selama dua periode yang meninggalkan sejumlah masalah serius. "Sungguh ironis, masalah yang ditinggalkan oleh Fasha masih sangat terasa hingga kini. Ditambah lagi, banyak masalah baru yang muncul, yang seharusnya tidak ada jika pengelolaan kota dilakukan dengan lebih profesional dan transparan," kata Randi dengan nada kecewa.


Selama masa jabatannya, Fasha tak luput dari kritik pedas, baik terkait dugaan penggelapan pajak maupun ketidakmampuan dalam mengelola proyek-proyek besar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Randi menambahkan, "Fasha lebih mengutamakan kepentingan pribadinya daripada kepentingan masyarakat. Bahkan, saat rakyat Jambi tengah menghadapi dampak ekonomi akibat pandemi dan krisis global, ia justru terkesan menguntungkan dirinya sendiri, yang ironisnya, menjadikannya salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia."


Isu lainnya yang tak kalah penting adalah masalah izin yang bermasalah, dugaan penggelapan pajak, serta proyek-proyek mangkrak yang tidak kunjung diselesaikan. Randi menegaskan bahwa ketidakmampuan Fasha dalam menyelesaikan persoalan ini sudah mengorbankan kepentingan masyarakat. "Ribuan izin yang bermasalah, dugaan penggelapan pajak yang terus menggantung, serta proyek-proyek yang mangkrak dan markup besar-besaran, jelas merupakan bukti kegagalan total dalam mengelola pemerintahan," ungkap Randi.


Di samping itu, masalah infrastruktur yang buruk, seperti jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, serta pengelolaan PDAM dan sampah yang amburadul, masih menjadi masalah sehari-hari yang dirasakan masyarakat Jambi. "Infrastruktur yang buruk hingga PDAM yang sering padam adalah cermin dari buruknya manajemen pemerintahan di bawah Fasha. Ini adalah warisan buruk yang harus segera dibenahi oleh Wali Kota Maulana Diza," tambah Randi.


Sebagai Ketua PROJAMIN Jambi, Randi juga menegaskan pentingnya kebebasan jurnalis dalam menyuarakan kebenaran. "Kami dari PROJAMIN selalu mendukung kebebasan pers, karena tanpa independensi jurnalis, kebenaran tidak akan pernah terungkap. Kami tetap berdiri teguh tanpa dukungan dari pihak manapun, untuk memastikan bahwa suara rakyat tetap didengar," tegas Randi.


Randi juga menekankan bahwa Maulana Diza, sebagai Wali Kota terpilih, harus memiliki keberanian untuk melakukan perubahan nyata. "Maulana Diza tidak boleh terjebak dalam warisan buruk yang ditinggalkan Fasha. Prioritas utamanya adalah menyelesaikan masalah yang ada, bukan terhenti pada kebijakan yang tidak efektif dan penuh kepentingan pribadi," kata Randi.


Menurut Randi, kepemimpinan Maulana Diza harus fokus pada kebijakan yang berpihak pada rakyat dan mempercepat pembangunan daerah. "Jambi membutuhkan pemimpin yang mampu berkomitmen pada kemajuan jangka panjang, yang tidak hanya memperhatikan kepentingan pribadi, tetapi juga kesejahteraan rakyat secara keseluruhan," tambahnya.


Randi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Wali Kota Maulana Diza agar bisa membawa Jambi ke arah yang lebih baik. "Kami berharap Maulana Diza akan mampu menjalankan pemerintahan dengan integritas dan transparansi, serta memperjuangkan hak-hak rakyat, sehingga Jambi bisa maju dan berkembang lebih pesat," pungkasnya.

Salam Perjuangan Rakyat.

Tutup Randi

Pages